Drama Pelaut Muda

Semua tentang rasa..

Rasa bersama berlabuh arung samudra

Simfony pasir membalut rindu tak tertata..

Bersama raga, kuungkap kata duka

Hari itu..

Menjejakkan langkah segenap rupa, bertaut ceria menahan luka

Rindu itu pada lambaian tangannya, tengadah jari pada RidhoNya

Kepulan tanak nasi menyergap selubung rasa..

Semua tentang rasa..

Memeras kristal pelupuk mata

Menusuk halus rongga kepala, mengiang jauh selaput rasa

Akankah kuucap kata merana?

Mencoret rangah samudra dengan nyawa

Andai dapat kuucap kata rasa tak suka

Berlabuh samudra merangkai rupiah tak seberapa

Langkah..

Menarilah hingga rasa tak mengubah arah

Mengais rupiah tatkala nafkah merongrong desah nafas

Juang, tak pantas kusandang..

Tatkala langkah kembali tak pasti kupandang

Melingkar awan kini terpandang

Tunggu.. Awan kan datang

Gemuruh ombak sebrang samudra

Meluluhkan muka senada rasa

Harap cemas nyawa kan tertata dalam raga

Sepoi angin bak pinggir pantai tak lagi terbayang mata

Hanya puyuh menyibak segala rupa

Tancapkan kaki mengharap kuatNya

Membanggakan kata juang yang takpantas kusandang

Biarlah.. Angan kan memandang

Bersama raut senyum sang awan

Ku kan kembali memegang nyawa, meraih segenap rasa

Kembali.. memandang kepulan tanak nasi bagai bernyawa

Melabuh..bagai surya dalam buaianNya..

Rasa, katakanlah padanya tentang segala gejolak rasa

Ku kan kembali..dengan segenap rasa..

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *