Jas Biru

Langkah..

Sepatah kata tak banyak makna, 

Bernaung rasa akan kerinduan terus bersama

Langkah itu tertawa ria

Langkah itu bersama mengeluh masa..

Menghalau samudra ego dalam linangan air mata, walau rindu kan terus melanda

Kala itu,

Kepingan keringat memaksa tuk menunjukkan dirinya

Riuh keluh kesah meraung dalam dada, akan jalan yang tak sesuai angan

Rengekan sendi meminta haknya tuk tergeletak walau tak lama..

Kala itu,

Riuh canda mengubah segalanya

Tak ayal lingkar bola menggugah mata

Bersama putihnya aula, terlempar bola memaksa tawa

Memaksa tangan..tuk bertempuk bersama

Kala itu,

Tersingkapkan jas biru pembawa nama

Mengubah keluh menjadi tawa..

Bersama canda tawa mematikan keluh kesah dalam rasa

Jas biru,

Tersingkap tanpa makna, 

Kini..

Jas biru tertanggal penuh makna, berjejer rapi bersama kenangan lama

Bukan rasa tak menginginkan bersama

Namun masa mengharuskan raga tuk tak bersama

Walau,

Masa kini tak serupa masa peluh dan tawa bercampur rata

Hingga lisan menyebutnya “perjuangan”

Berlandaskan kebersamaan menatap angan..

Jas biru,

Dapatkah kau tau?

Ada banyak hati yang merindu kebersamaan

Tatkala langkah menapak disekolah

Dan riuh canda tawa menunjukkan rupanya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *